LK.6.a.2. Catatan Hasil Lokakarya 6







LAPORAN

Pengajar Praktik

Hendro Nursusilo, S.Pd.,Gr.

Catatan Hasil lokakarya 6 PGP A.9 Kab. Aceh Tengah

 

 

Kegiatan Lokakarya 6 Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 9 Kabupaten Aceh Tengah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2024 di laksanakan secara luring. Kegiatan Loka karya PGP Angkatan 9 terbagi beberapa sesi di antaranya 1. Kata sambutan dari perwakilan BGP Aceh. 2. Pembukaan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Aceh Tengah. 3. Pembukaan kegiatan pembelajaran di buka oleh PP terbagi dua kelas Kegiatan ini dilaksanakan  pukul 08.00 Sampai dengan Selesai

 

Berikut beberapa catatan hasil kegiatan Lokakarya 6 bagi Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 9 Kabupaten Aceh Tengah tahun 2024 .

1.      PESERTA

 

Peserta yang hadir dalam kegiatan pembukaan lokakarya 6 adalah 5 Pengajar Praktik (PP) Kabupaten Aceh Tengah , 22 orang CGP Kabupaten Aceh Tengah, serta juga di hadiri oleh Kadis Pendidikan Aceh Tengah, Kabid GTK Mutu Basri Hasan dan bapak Abdul latif Kabid GTK P dan K Aceh Tengah dan perwakilan BGP Aceh

Adapun 4 CGP pendampingan saya yang hadir dalam Lokakarya 5 adalah sebagai berikut.

 

a.    Maulidaini (SMAN 15 Takengon )

 

b.    Mawaddah ( SMP negeri 1 Takengon)

 

c.     Tati Mustikawati ( SDN 7 Lut Tawar )

 

d.    Rahmah Pratiwi ( TKS Kartika XIV-6)

 

 


 

                                                                                           


2.  AKTIVITAS PEMBELAJARAN

 

Adapun kegiatan dalam Lokakarya 6 ini adalah sebagai berikut:

 

Selanjutnya Kegiatan lokakarya 6 atau kegiatan pembelajaran diikuti oleh 12 CGP yang di pandu oleh Ridwan Zoelkhairi dan saya (Hendro Nursusilo). Peserta kegiatan semua hadir tepat waktu dan mengikuti semua sesi kegiatan hingga selesai. Semua peserta mengikuti pembelajaran dengan sangat antusias, penuh semangat, rasa percaya diri yang tinggi, saling berbagi pengalaman dan juga berkolaborasi. Berikut rangkaian aktivitas pembelajaran pada saat lokakarya 6 :

 

 

Berikut rangkaian aktivitas pembelajaran pada saat pendampingan kelas kegiatan lokakarya 6

 

1.   Pembukaan pembelajaran

 

Setelah selesai pembukaan lokakarya oleh ke kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah selanjutnya pembagian kelas belajar sesuai kelas yang sudah dibagi oleh BGP, Pembukaan dilaksanakan oleh pengajar praktik , Dalam pembukaan pengajar praktik menanyakan kabar CGP, kondisi, keadaan selama pembelajaran di LMS.

2.   Tujuan Pembalajaran

 

a. Calon guru penggerak menghasilakan rencana kerja 1 tahun untuk pengembangan sekolah

 

b. Peserta dapat mengidentifikasi kekuatan dirinya yang mendukung program sekolah

 

c. Peserta dapat Menyusun rencana penguatan kompetensi diri untuk mendukung program sekolah.

 

3.   Materi Pembelajaran

 

a.    Berbagi tujuan pengembangan seklah

 

b.    Membuat rencana pengembangan sekolah

 

c.     Ambil Pelajaran lanjutkan perbaiakan

 

d.    Rencana penguatan kompetensi diri

 

4.   Kesepakatan Kelas

 

Setelah mengetahui tujuan dan materi pembelajaran dilanjutkan dengan kegiatan membuat kesepakatan kelas yang dipandu oleh PP dengan melibatkan semua peserta kegiatan. Kesepakatan kelas ini di buat agar kegaiatan lokakarya ini dapat berlangsung dengan tertib dan aman dan tentunya peserta kegiatan dapat mengikuti kegaiatan sampai selesai dengan nyaman. Hasil dari kesepakatan kelas yang harus ditaati dan dijalani oleh setiap peserta tersebut ditulis dikertas plano dan ditempel di dinding kelas.


 

Alur pembahasan yang dilaksanakan

 

a.       Tindak lanjut tahapan B (Buat pertanyaan), A (Ambil pelajaran), dan G (Gali mimpi) dari tahapan BAGJA untuk merancang program yang berpihak pada murid.

 

Pengajar praktik menjelaskan rangkaian materi Tindakan atau tahapan BAGJA untuk mempermudah calon guru pengerak dalam membuat pertanyaan dalam program ayang akan dibuat serta menjelaskan ambil Pelajaran dan gali mimpi s ehingga calon guru pengerak mampu Menyusun alur program yang akan di kerjakan dalam kelompok.

b.       Calon guru penggerak dapat menentukan aktor-aktor yang akan dilibatkan dalam fase gali mimpi sekaligus menyusun strategi pelibatan actor tersebut.

 

Pengajar praktik menjelaskan untuk menjalankan program siapa saja yang terlibat dalam program yang akan di jelaskan oleh calon guru pengerak. Karena actor ini sangat menentukan program akan berjalan maksimal.

c.       Rencana program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program.

 

Dalam proses coaching setiap calon guru pengerak saling memberikan umpan balik sesama calon guru pengerak untuk membangun paradigma coaching yang dilaksanakan oleh teman sejawat.

 

 

3. Refleksi dan Penutup

 

Kegiatan pembelajaran lokakarya 6 ditutup dengan kegiatan refleksi . Berikut beberapa hasil refleksi yang ditulis oleh CGP pada kegiatan lokakarya 6

 

a.    Tati Mustikawati Memberikan Refleksi BahwaPembelajaran hari ini sangat menetukan proses kedepan,oleh karna itu lokakrya ini sangat penting utuk proses perencanaan program dan memiliki makna yang mendalam, dan beliau juga memamparkan terkait Pelajaran selama 6 bulan sangat bermanfaat khususnya bagi Diri CGP dan di instansinya untuk mengembangankan kompetensi secara berkelanjutan

 

b.    Saya Hendro Nursusilo Menyampaikan Refleksi Agar selalau menjaga Kesehatan menjelangan panen karya serta selelu berkolaborasi kepada Pihak terkait dengan pelaksanaan Panen karya nantinya, dan terus menjadi guru yang di rindukan oleh Murid

 

c.     Selanjutnya kelas ditutup dengan doa bersama dan foto bersama


 

4. KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

 

Adapun tujuan pembelajaran yang dicapai oleh CGP pada kegiatan lokakarya 6 adalah sebagai berikut.

 

a.    CGP sudah sudah mampu membuat pertanyaan atau BAGJA serta sudah mengetahui actor mana saja yang bisa dilibatkan dalam membuat program yang berdampak pada murid

 

b.    CGP sudah Menyusun program yang akan dikembangkan disekolah yang berdampak pada murid

 

 

 

5. KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN

 

Dari kegiatan lokakarya 6 ini dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.

 

a.   Kegiatan lokakarya 6 telah dilaksanakan dengan sukses, semua calon guru pengerak sudah mengikuti loka karya dari pagi sampai sore hari

 

b.   Banyak hal penting yang telah dipelajari oleh cgp dalam loka karya lima dianataranya adalah kemampuan CGP dalam membuata pertanyaan BAGJA, dan mengetahui actor yang terlibat dalam program sertatelah tersusunnya program yang berpihak pada murid

c.    Semua kegiatang berjalan dengan aman dan terkendali.







Rencana Tindak Lanjut Pendampingan Individu 5 Pendidikan Guru Penggerak Kabupaten Aceh tengah

 

 

RENCANA TINDAK LANJUT ( RTL ) 
PENDAMPINGAN INDIVIDU 5
CALON GURU PENGERAK ANGKATAN 9 
KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2024


 Dalam Pelaksanaan Pendampinga Individu 5 adapun target adalah CGP binaan yakni, Tati Mustikawati, Mawaddah, maulidaini, Rahmah Pratiwi, dimana dalam PI 5 adalah bertema "Rencana Program yang Berdampak pada Murid"

Dari hasil diskusi dan refleksi Pendampingan Individu Ke-5, maka Saya selaku pendamping CGP yang memiliki peran untuk melakukan pendampingan individu, memfasilitasi lokakarya, mengevaluasi dan memberi umpan balik kepada Calon Guru Penggerak, membuat laporan capaian perkembangan Calon Guru Penggerak, serta memfasilitasi proses refleksi dan membuat rencana tindak lanjut (RTL).



        Rencana Tindak Lanjut (RTL) dibutuhkan sebagai implementasi kegiatan yang berkelanjutan. RTL merupakan panduan untuk keberlangsungan dan keberlanjutan suatu program tak terkecuali Program Pendidikan Guru Penggerak. Dengan adanya RTL akan memudahkan Pengajar Praktik dan Calon Guru Penggerak dalam implementasi program ke depannya. Bukan saja terkait bentuk-bentuk program lanjutan, melainkan juga bentuk-bentuk intervensi pihak lain untuk menyelenggarakan program sejenis.

Dalam pendampingan 5 dan lokakarya ke 5 calon guru pengerak sudah melaksanakan loka karya dengan tema coaching, dalam coaching semua cgp sangat aktih serta melaksanakan praktik pembelajaran coaching dan supervisi akademik dalam kelas untuk teman sejawatnya. Namun pelaksanaannya perlu selalu melakukan evaluasi sejaumana tingkat keberhasilan yang sudah dilaknakan. Oleh kerena itu salah satu tolak ukur dengan melakukan RTL kepada calon guru pengerak. Selain dari proses coaching dan supervise akademik kita jiga membahas tentang program yang berdapak pada murid.


Berdasarkan hal tersebut di atas, berikut ini beberapa RTL yang akan dilaksanakan setelah melaksanakan pendampingan individu Ke-6 dan Lokakarya 6 sebagai berikut :

1.       Melakukan refleksi dan reviu tentang supervi akademik dan choching yang dilakukan kepada teman sejawat

2.       Mengidentifikasi program yang berdampak pada murid baik ektara,intra dan kokuriler

3.       Mendiskusikan proses pelaksanaannya baik itu tantangan dan hambatannya.

 

Demikian RTL yang akan dilaksanakan ke depannya. RTL yang disusun bersifat jangka enam bulan kedepan berdasarkan setiap pendampingan dan berkelanjutan. Pelaksanaan masing-masing program disesuaikan dengan situasi dan kondisi PP dan CGP di sekolah masing-masing. Sebelum implementasi RTL terlebih dahulu diperlukan koordinasi dengan para CGP, Kepala Sekolah dan kolaborasi dengan sejawat yang ada disekolah CGP, dengan tujuannya agar semua program tindak lanjut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.


Aceh Tengah,   21 Maret 202
   Pengajar Praktik


Hendro Nursusilo, S.Pd
              NIP.199206252019031003

Popular Posts