3.1.a.10. Aksi Nyata

 Durasi : 1 JP

Moda: Mandiri - Konferensi

Tujuan Pembelajaran Khusus : CGP dapat mempraktikkan proses pengambilan keputusan, paradigma, prinsip, dan pengujian keputusan di sekolah CGP.

Aksi Nyata: Praktik menjadi pengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran

Pada tahapan akhir dari siklus pembelajaran MERRDEKA, Bapak/Ibu CGP akan mendapat kesempatan untuk menjalankan rancangan yang sudah dibuat pada tahap demonstrasi kontekstual. Anda memiliki durasi empat (4) minggu untuk menjalankan rancangan tersebut. Selama menjalankan Aksi Nyata, dokumentasikan proses yang terjadi, terutama pada tahapan-tahapan yang Anda anggap penting. Dokumentasi dapat berupa foto atau video.

Semua dokumentasi yang terkait dengan pelaksanaan aksi nyata Anda akan menjadi bagian dari portofolio Paket Modul 3, yang akan Anda kumpulkan di akhir pelaksanaan Paket Modul 3.

Sebagai informasi, untuk portfolio yang akan Anda buat nanti, Anda akan diminta membuat sebuah artikel yang ditulis dengan gaya masing-masing CGP namun harus mengandung keempat komponen dalam kerangka 4P (4F), yaitu:


NAMA : HENDRO NURSUSILO,S.Pd

INSTANSI : SD NEGERI 14 SIMPANG MAMPLAM

LATAR BELAKANG

Pendidikan sekolah dasar merupakan jenjang dimana anak selalu beranggapan bahwa sekolah adalah tempat bermain oleh karena itu guru wali murid pun Ikut andil dalam proses pembelajaran selain di sekolah wa dituntut untuk selalu belajar dan selalu berinteraksi dengan baik dengan cara proses pembelajaran yang terbimbing. Dengan adanya kegiatan pembelajaran terbimbing diharapkan siswa mampu memberikan dorongan semangat belajar motivasi ataupun memberikan jual dapat menjadikan siswa tersebut dapat diharapkan yaitu menjadi. Bagian dari profil Pelajar Pancasila






 

Para siswa SD Negeri 14 Simpang mamplam kami sebagai guru awalnya sangat kewalahan ataupun bingung dengan pembelajaran yang seperti apa yang diharapkan oleh siswa tersebut tentu ini menjadi Dilema bagi kami sebagai pengajar di sekolah tersebut kami pun berusaha semaksimal mungkin untuk Berikan semangat disiplin jaran tanpa lelah sehingga keadaan dapat kondusif ataupun berjalan sesuai dengan rencana Oleh karena itu kami selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk siswi kami.

ALASAN MELAKUKAN AKSI

Hal di atas merupakan Dilema etika kami sebagai guru harus mampu memberikan pembelajaran yang lebih baik untuk siswa dan kami tidak hanya menunggu keadaan benar-benar siswa tersebut mampu memahami materi dari apa yang kami ajarkan paradigma yang terjadi pada kasus ini adalah jangka pendek lawan jangka panjang keadaan tidak segera tindaklanjuti maka banyak siswa yang tidak paham akan pembelajaran yang seharusnya diberikan pada pembelajaran tersebut

HASIL AKSI NYATA

Dengan mengadakan kegiatan pembinaan siswa-siswiSD Negeri 14 Simpang Mamplam  remedial ataupun kegiatan lainnya yang menunjang kegiatan kepramukaan kebiasaan buang sampah pada tempatnya dan masih banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang siswa tersebut untuk dapat rajin dalam kegiatan proses pembelajaran Kami merasa sangat senang ataupun termotivasi melaksanakan kegiatan dengan program tersebut diharapkan siswa-siswi SD Negeri 14 Simpang mamplam terbantu dalam pembelajaran baik yang belum dipahami ataupun yang sudah dipahami untuk lebih memahami proses pembelajaran tersebut





PEMBELAJARAN

Dengan kolaborasi serta evaluasi seluruh pihak Ikut andil dalam proses pembelajaran mengetahui kendala dan kekurangan yang dihadapi sekolah siswi dan orang tua sehingga kerjasama antara guru remedial ataupun kegiatan ekstrakurikuler yang lainnya tersebut banyak hal yang didapatkan nya dalam perbaikan kegiatan proses pembelajaran ataupun peningkatan semangat belajar siswa tersebut

Pembelajaran yang dihadapkan bahwa pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan empat paradigma 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan keputusan yang bertanggung jawab

Penerapan Ke Depan

Kegiatan serta program yang akan kami usahakan rutin sebagai pada proses pembelajaran ataupun diluar pembelajaran sehingga sekolah dapat membantu semakin cepat dalam pembinaan karakter siswa sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang diharapkan seorang guru Saya harus lebih peka terhadap kelemahan siswa ataupun keadaan yang sedang dialami sehingga permasalahan pada ataupun sekolah tersebut dapat terselesaikan dengan mudah menemukan solusi terbaik bagi guru maupun siswa tersebut

LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

Paradigma yang terjadi pada kasus ini adalah jangka pendek lawan jangka panjang

Prinsip pengambilan keputusan berpikir berbasis hasil akhir

Nilai-nilai yang bertentangan dalam kasus ini adalah jangka pendek lawan jangka panjang

Siapa yang terlibat ini Saya sekolah siswa dan orang tua serta stakeholder

 

 


 



FAKTA-FAKTA YANG RELEVAN TURUNNYA SEMANGAT DALAM SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN

Tingkat kesukaran dalam materi pada kurikulum terbaru

Banyak orang tua yang tidak mengontrol anak-anaknya baik di rumah PON di luar rumah

Pengujian benar atau salah

Uji legal, kasus ini tidak menyangkut pelanggaran hukum

Uji regulasi, keputusan yang saya buat tidak melanggar regulasi apapun

Uji intuisi, keputusan saya kepada rekan-rekan guru yang lain untuk membantu proses pembelajaran sehingga saya merasa nyaman dan tidak bersalah

Uji halaman depan koran, merasa nyaman Seandainya kasus ini dipublikasikan karena saya merasa telah tolong banyak siswa ataupun wali murid untuk kepentingan bersama.

Uji panutan, saya akan mendukung keputusan yang saya ambil.

Pengajian pradikma benar lawan benar, dalam kasus ini paradigma yang dipilih adalah jangka pendek lawan jangka panjang

Prinsip resolusi, prinsip penyelesaian Dilema yang digunakan adalah berpikir Enda

Investigasi opsi trilemma, memberikan kesempatan menyelesaikan kegiatan tugas belajar mengajar dengan ketuntasan pembelajaran pada setiap kelas serta memberikan yang lebih untuk anak didik penilaian yang diberikan akan berbeda sesuai dengan kemampuan siswa tersebut.

Buat keputusan, keputusan adalah memberikan kesempatan kepada siswa siswi SD Negeri 14 Simpang mamplam menuntaskan KKM.

Refleksikan, dalam memberikan kesempatan kepada siswa siswi SD Negeri 14 Simpang Mamplam untuk dapat belajar lebih baik lagi dan tidak tertinggal kepada siswa yang sudah dapat menuntaskan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan KKM menurut pengalaman tahun lalu murid yang mengalami kasus tidak tuntas pada KKM kenapa murid tersebut Bisa melakukan remedial Dan ini menjadi pertimbangan semua guru untuk dapat melakukan Pembagian Minat Siswa

3.2.a.7. Refleksi Terbimbing - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

1. Apa yang menarik dari proses dan hasil pemetaan tentang sumber daya di daerah untuk sekolah Anda? Yang menarik yakni saya bisa mengetahui apa yang kurang dan apa yang tidak bekerja secara maksimal dengan menggunakan pendekatan berbasis kekurangan atau masalah, disisi lain saya juga melihat pendekatan berbasis aset sangat kompleks, dimana hal tersebut merupakan cara praktis untuk menemukan dan mengenali hal positif yang ada di sekolah serta menjadi inspirasi dan menjadi kekuatan ataupun potensi yang positif. 2. Apakah pola pikir yang Anda pikirkan sebelum mempelajari modul ini? Apakah menggunakan pendekatan aset atau masalah? Pola pikir sebelum mempelajari modul ini selalu berbasis masalah, selalu berusaha mencari kekurangan apa yang ada di sekolah tanpa mempertimbangkan sisi kekuatan yang bisa saja timbul diantara kekurangan atau masalah yang terjadi. 3. Jika ada perubahan? Sebutkan apa perbedaannya dan mengapa itu berubah? Ada, Jelas sekali ada perubahan pola pikir disana, dimana tadinya saya hanya berfokus dengan pendekatan berbasis kekurangan atau masalah ternyata disisi lain ada pendekatan yang juga jauh lebih efektif, adapun perbedaannya yakni Pendekatan berbasis kekurangan selalu berfokus pada masalah dan isu, fokus mencari sponsor dan bantuan sedangkan pendekatan berbasis aset lebih kepada fokus pada aset dan kekuatan serta mempu mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya yang dimiliki sekolah. semua berubah karena adanya pola pikir yang senantiasa berkembang untuk maju. 4. Apa yang perlu Anda lakukan jika Anda dapat terus berpikir dengan pendekatan berbasis aset? Merancang sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan, melaksanakan rencana aksi yang sudah diprogramkan, dan mencoba selalu menemukan serta mengenali hal-hal yang positif dalam kehidupan dengan menggunakan kekuatan sebagai tumpuan berpikir, berusaha konsisten memusatkan perhatian pada apa yang bekerja, menjadikan sebagai inspirasi yang menjadi kekuatan dan potensi positif. 5. Buatlah  kata yang bisa menggambarkan apa yang Anda rasakan saat ini terkait pembelajaran lalu. Ternyata kita sebagai pemimpin pembelajaran tidaklah harus selalu berfokus kepada pendekatan berbasis kekurangan atau masalah yang ada di sekolah karena nyatanya pengelolahan sumber daya bisa dimaksimalkan dengan pendekatan berbasis aset dan kekuatan yang dimiliki oleh sekolah. Fokus pada aset dan kekuatan, membayangkan masa depan, berpikir akan kesuksesan yang telah diraih, mampu mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya, merancang sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan serta melaksanakan rencana aksi yang sudah diprogramkan merupakan inti utama dari pendekatan berbasis aset itu sendiri.

Popular Posts