Durasi : 1 JP
Moda: Mandiri - Konferensi
Tujuan Pembelajaran Khusus : CGP dapat mempraktikkan proses pengambilan keputusan, paradigma, prinsip, dan pengujian keputusan di sekolah CGP.
Aksi Nyata: Praktik menjadi pengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran
Pada tahapan akhir dari siklus pembelajaran MERRDEKA, Bapak/Ibu CGP akan mendapat kesempatan untuk menjalankan rancangan yang sudah dibuat pada tahap demonstrasi kontekstual. Anda memiliki durasi empat (4) minggu untuk menjalankan rancangan tersebut. Selama menjalankan Aksi Nyata, dokumentasikan proses yang terjadi, terutama pada tahapan-tahapan yang Anda anggap penting. Dokumentasi dapat berupa foto atau video.
Semua dokumentasi yang terkait dengan pelaksanaan aksi nyata Anda akan menjadi bagian dari portofolio Paket Modul 3, yang akan Anda kumpulkan di akhir pelaksanaan Paket Modul 3.
Sebagai informasi, untuk portfolio yang akan Anda buat nanti, Anda akan diminta membuat sebuah artikel yang ditulis dengan gaya masing-masing CGP namun harus mengandung keempat komponen dalam kerangka 4P (4F), yaitu:
NAMA : HENDRO NURSUSILO,S.Pd
INSTANSI : SD NEGERI 14 SIMPANG MAMPLAM
LATAR BELAKANG
Pendidikan sekolah dasar merupakan jenjang dimana
anak selalu beranggapan bahwa sekolah adalah tempat bermain oleh karena itu
guru wali murid pun Ikut andil dalam proses pembelajaran selain di sekolah wa
dituntut untuk selalu belajar dan selalu berinteraksi dengan baik dengan cara
proses pembelajaran yang terbimbing. Dengan adanya kegiatan pembelajaran
terbimbing diharapkan siswa mampu memberikan dorongan semangat belajar motivasi
ataupun memberikan jual dapat menjadikan siswa tersebut dapat diharapkan yaitu
menjadi. Bagian dari profil Pelajar Pancasila
Para siswa SD Negeri 14 Simpang mamplam kami sebagai
guru awalnya sangat kewalahan ataupun bingung dengan pembelajaran yang seperti
apa yang diharapkan oleh siswa tersebut tentu ini menjadi Dilema bagi kami
sebagai pengajar di sekolah tersebut kami pun berusaha semaksimal mungkin untuk
Berikan semangat disiplin jaran tanpa lelah sehingga keadaan dapat kondusif
ataupun berjalan sesuai dengan rencana Oleh karena itu kami selalu berusaha
memberikan yang terbaik untuk siswi kami.
ALASAN MELAKUKAN
AKSI
Hal di atas merupakan Dilema etika kami sebagai guru
harus mampu memberikan pembelajaran yang lebih baik untuk siswa dan kami tidak
hanya menunggu keadaan benar-benar siswa tersebut mampu memahami materi dari
apa yang kami ajarkan paradigma yang terjadi pada kasus ini adalah jangka
pendek lawan jangka panjang keadaan tidak segera tindaklanjuti maka banyak
siswa yang tidak paham akan pembelajaran yang seharusnya diberikan pada
pembelajaran tersebut
HASIL AKSI NYATA
Dengan mengadakan kegiatan pembinaan siswa-siswiSD Negeri 14 Simpang Mamplam remedial ataupun kegiatan lainnya yang menunjang kegiatan kepramukaan kebiasaan buang sampah pada tempatnya dan masih banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang siswa tersebut untuk dapat rajin dalam kegiatan proses pembelajaran Kami merasa sangat senang ataupun termotivasi melaksanakan kegiatan dengan program tersebut diharapkan siswa-siswi SD Negeri 14 Simpang mamplam terbantu dalam pembelajaran baik yang belum dipahami ataupun yang sudah dipahami untuk lebih memahami proses pembelajaran tersebut
PEMBELAJARAN
Dengan kolaborasi serta evaluasi seluruh pihak Ikut
andil dalam proses pembelajaran mengetahui kendala dan kekurangan yang dihadapi
sekolah siswi dan orang tua sehingga kerjasama antara guru remedial ataupun
kegiatan ekstrakurikuler yang lainnya tersebut banyak hal yang didapatkan nya
dalam perbaikan kegiatan proses pembelajaran ataupun peningkatan semangat
belajar siswa tersebut
Pembelajaran yang dihadapkan bahwa pengambilan
keputusan dengan mempertimbangkan empat paradigma 3 prinsip dan 9 langkah
pengambilan keputusan yang bertanggung jawab
Penerapan Ke
Depan
Kegiatan serta program yang akan kami usahakan rutin
sebagai pada proses pembelajaran ataupun diluar pembelajaran sehingga sekolah
dapat membantu semakin cepat dalam pembinaan karakter siswa sesuai dengan
profil pelajar Pancasila yang diharapkan seorang guru Saya harus lebih peka
terhadap kelemahan siswa ataupun keadaan yang sedang dialami sehingga
permasalahan pada ataupun sekolah tersebut dapat terselesaikan dengan mudah
menemukan solusi terbaik bagi guru maupun siswa tersebut
LANGKAH
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN
Paradigma yang terjadi pada kasus ini adalah jangka
pendek lawan jangka panjang
Prinsip pengambilan keputusan berpikir berbasis
hasil akhir
Nilai-nilai yang bertentangan dalam kasus ini adalah
jangka pendek lawan jangka panjang
Siapa yang terlibat ini Saya sekolah siswa dan orang
tua serta stakeholder
FAKTA-FAKTA YANG
RELEVAN TURUNNYA SEMANGAT DALAM SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN
Tingkat kesukaran dalam materi pada kurikulum
terbaru
Banyak orang tua yang tidak mengontrol anak-anaknya
baik di rumah PON di luar rumah
Pengujian benar atau salah
Uji legal, kasus ini tidak menyangkut pelanggaran
hukum
Uji regulasi, keputusan yang saya buat tidak
melanggar regulasi apapun
Uji intuisi, keputusan saya kepada rekan-rekan guru
yang lain untuk membantu proses pembelajaran sehingga saya merasa nyaman dan
tidak bersalah
Uji halaman depan koran, merasa nyaman Seandainya
kasus ini dipublikasikan karena saya merasa telah tolong banyak siswa ataupun
wali murid untuk kepentingan bersama.
Uji panutan, saya akan mendukung keputusan yang saya
ambil.
Pengajian pradikma benar lawan benar, dalam kasus
ini paradigma yang dipilih adalah jangka pendek lawan jangka panjang
Prinsip resolusi, prinsip penyelesaian Dilema yang
digunakan adalah berpikir Enda
Investigasi opsi trilemma, memberikan kesempatan
menyelesaikan kegiatan tugas belajar mengajar dengan ketuntasan pembelajaran
pada setiap kelas serta memberikan yang lebih untuk anak didik penilaian yang
diberikan akan berbeda sesuai dengan kemampuan siswa tersebut.
Buat keputusan, keputusan adalah memberikan
kesempatan kepada siswa siswi SD Negeri 14 Simpang mamplam menuntaskan KKM.
Refleksikan, dalam memberikan kesempatan kepada
siswa siswi SD Negeri 14 Simpang Mamplam untuk dapat belajar lebih baik lagi dan tidak
tertinggal kepada siswa yang sudah dapat menuntaskan kegiatan belajar mengajar
sesuai dengan KKM menurut pengalaman tahun lalu murid yang mengalami kasus
tidak tuntas pada KKM kenapa murid tersebut Bisa melakukan remedial Dan ini
menjadi pertimbangan semua guru untuk dapat melakukan Pembagian Minat Siswa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar