Minggu ini tepatnya
tanggal 07 desember 2021 melalui ruang virtual kami dibimbing oleh
fasilitator melakukan sesi latihan praktek coaching yang dibagi dalam beberapa
kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Sebelum sesi latihan proses
coaching di mulai pak Mukhlis selaku fasilitator memberikan pemaparan
tentang proses coaching dengan model TIRTA setelah itu kami diberikan
kesempatan untuk melakukan sesi latihan coaching dari kasus yang ada di
LMS. setelah sesi latihan kami diarahkan untuk terus berlatih secara
mandiri dengan kelompok yang sudah di bagi karena setelah sesi latihan kami
akan melakukan sesi praktik coaching yang nantinya akan kami unggah ke LMS
Selama kegiatan sesi latihan ini
berlangsung saya sangat tertantang dalam penerapan model TIRTA karena sebagai
coach saya harus mampu menggali pertanyaan untuk dapat mengindetifikasi masalah
dan mengarahkan potensi yang dimiliki oleh coachee untuk menemukan solusi
terhadap permasalahannya. Kerja sama yang baik dengan anggota kelompok saya
yaitu ibu Nanawati dan ibu Nurlai sangat membantu saya dalam melakukan praktek
coaching.
Banyak pembelajaran
yang saya dapatkan dalam praktek coaching ini terutama dalam berkomunikasi.
untuk melakukan proses coaching perlu membangun keselarasan berkomunikasi coach
perlu belajar menyamakan posisi saat proses coaching berlangsung diantaranya
adalah menyamakan kata kunci, menyamakan bahasa tubuh dan menyelaraskan emosi
hal ini dilakukan agar coachee merasa nyaman dan bisa terbuka kepada coach
terhadap permasalahan yang di alaminya.
Setelah melakukan
beberapa kali sesi latihan akhirnya kelompok kami dapat menyelesaikan praktek
coaching. Dari praktek coaching ini banyak hal yang saya dapatkan dan
bisa saya terapkan ke depan pada saat saya akan melakukan praktek coahing baik
itu dengan peserta didik maupun dengan rekan sejawat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar