1.1.a.10.1. Jurnal Refleksi - Minggu 1



 

 

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

 

Hari ini saya akan mengutarakan apa yang saya pikirkan dan lakukan, serta apa yang akan saya programkan selama sepekan di minggu pertama menjalani pendidikan calon guru penggerak.  Pertama-tama saya akan sedikit bercerita tentang perasaan saya. Saya merasakan banyak sekali manfaat dari mengikuti program ini, bahkan bukan hanya dalam diri saya saja melainkan orang lain utamanya peserta didik saya. Sejak saya mengetahui tentang pandangan pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantarara ini saya mulai langsung mencoba menerapkannya dalam metode pembelajaran saya dan mendapat respon baik dari peserta didik saya. Hal ini yang membuat saya termotivasi untuk belajar lebih jauh lagi.

 

Ada kalimat yang diutarakan oleh Ki Hadjar Dewantarara yang membuat saya semangat. Saya membaca modul dan menemukan kalimat seperti ini “berkata apapun yang dilakukan oleh seseorang itu harus bermanfaat bagi dirinya sendiri bermanfaat bagi bangsanya dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya”. Hal ini yang membuat kekhawatiran saya menjadi suatu pemikiran yang positif. Sebelumnya saya merasa kahwatir dan ragu saat dijelaskan bahwa selama proses pendidikan calon guru penggerak ini tidaklah mudah, cukup berat dengan setiap hari kita dibebani dengan tugas-tugas. Akan tetapi saya teringat kembali dengan kalimat yang diungkapkan oleh Ki Hadjar dewantara, dan saya meyakini bahwa apa yang sedang saya lakukan sekarang adalah sesuatu yang pasti akan bermanfaat bukan hanya untuk diri saya sendiri melainkan untuk orang lain dan bangsa. Mendapatkan kesempatan belajar untuk membawa perubahan yang lebih baik kedepannya, kenapa tidak?

 

Akhirnya di situ saya mulai meras bersemangat untuk menjalani setiap tantangan yang diberikan selama pendidikan yang baru berjalan seminggu ini. Semoga saya bisa berbagi dan apa yang saya bagikan dapat bermanfaat untuk lingkungan saya dan lingkungan yang lebih luas. Pada awalnya belum ada bayangan dari saya tentang apa yang akan saya lakukan. Saya hanya membayangkan Saya akan mempelajari modul dan mengerjakan tugas-tugas. Namun  saya mulai mendapat pencerahan ketika mengikuti lokakarya Perdana, di sini kami diinformasikan oleh pengajar praktek yaitu yang terhormat ibu Radhiah. Alhamdulillah beliau adalah orang yang sangat ramah dan baik hati. Beliau mejelaskan bahwa kami akan melakukan proses pendidikan selama 9 bulan yang terdiri dari pembelajaran daring dan pendampingan.

 

Pembelajaran daring berlangsung selama 6 bulan dengan 3 paket modul yang wajib dipelajari dan pendampingan sendiri terdiri dari Kegiatan lokakarya individu yang akan dilaksanakan setiap bualn selama 9 bulan. Pada kegiatan lokakarya perdana ini kami memulainya dengan memperkenalkan diri menggunakan tehnik Flash Back Permainan Apa yang dimainkan dari dahulu hingga sekarang.

 

Setelah perkenalan, saya dan rekan kelas lainnya diminta untuk menuliskan harapan dan kekhawatiran selama proses pendidikan guru penggerak. Menyusun strategi agar harapan kami terpenuhi dan kekhawatiran kami berkurang. Kemudian Pengajar praktik menceritakan kepada kami alur perjalanan pendidikan calon guru penggerak, selain itu bisa memberikan bayangan apa saja yang akan saya lakukan selama proses pendidikan calon guru penggerak ini kepada kepala sekolah saya ibu Sri Dewi Lahafi yang pada saat itu juga ikut hadir sebagai pendamping saya. Karena kolaborasi dengan sekolah khususnya kehadiran beliau sebagai pendamping saya diharapkan akan terjadi Sinergi yang baik antara calon guru penggerak dengan pimpinan.

 

Kegiatan penutup kami melakukan kegiatan pembuatan komitmen bersama dan diakhiri dengan proses kegiatan refleksi. Di sini kami diminta untuk menceritakan tentang manfaat apa yang kami dapatkan pada kegiatan ini. Selain itu saya pun mendpatkan curhatan-curhatan dari teman-teman tentang kegiatan yang telah berlangsung. Inilah sekilas kegiatan pada lokakarya perdana yang kami lakukan.

 

Kemudian sayapun diundang oleh fasilitator dalam grup whatsApp Fasilitator CGP 3 Kabuapaten Bireuen yaitu yang terhormat Bapak Mukhlis untuk mengetahui kegiatan-kegiatan yang akan saya lakukan di LMS selama pendidikan calon guru penggerak ini. Di grup pendidikan calon guru penggerak ini saya diberikan informasi kegiatan dan dibimbing tentang kegiatan apa saja yang akan saya laksanakan.

 

Adapaun kegiatan pertama yaitu kegiatan pembukaan dari Mentri Pendidikan dan Kebudayaan bapak Nadiem Makarim yang dilanjutkan dengan orientasi dari calon guru penggerak yang selanjutnya kami diarahkan untuk membuka LMS paket modul 1.1 untuk mengerjakan pretes. Soal-soal pretes yang dikerjakan adalah soal-soal yang bersifat umum, akan tetapi saya merasa kesulitan dalam menjawab soal-soal tersebut dan hasilnya kurang memuaskan bagi saya dan membuat saya kurang percaya diri. Alhamdulillah berkat semangat dari ibu pengajar praktik dan ibu fasilitator saya mendapatkan kepercayaan diri saya kembali.

 

 Selain itu kami diarahkan untuk mengerjakan tugas LMS tentang kegiatan lokakarya yang saya ikuti. Pada bagian ini kami diminta untuk menilai pengajar praktik dan mengisi quisioner ekspektasi pada lokakarya perdana tersebut. Dalam grup saya diberikan jadwal oleh Bapak fasilitator. Sesuai jadwal tersebut saya mempelajari tentang refleksi filosofis pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara.

 

Pada refleksi ini saya belajar dengan alur merdeka, yaitu di awali dengan muali dari diri, eksplorasi konsep, ruang kolaborasi, desain kerangka pembelajaran refleksi terbimbing, aplikasi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi antar materi dan aksi nyata. Awalnya saya kebingungan tentang bagaimana cara merefleksi diri tentang pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Karna saat saya membuka bagian ini saya belum mendapatkan modul atau bahan belajar apapun. Saya menyadari untuk mengerjakan tugas saya harus menggali pengetahuan saya secara mandiri, yaitu saya mencari materi-materi tentang pemikiran Ki hadjar Dewantara di berbagai sumber melalui internet. Hal ini memunculkan ide untuk saya bisa terapkan pada proses pembelajaran yang akan saya lakukan kepada peserta didik saya disekolah. Di mana saya tidak langsung memberikan materi kepada mereka, memberikan kesempatan kepeda peserta didik untuk berangan-angan dan menggali serta mencari tahu apa yang akan dipelajari melalui petunjuk-petunjuk yang akan saya berikan. Hal ini dapat memicu rasa penasaran, menumbuhkan kreatifitas,  dan kemandirian bagi peserta didik.

 

Oleh Bapak Mukhlis fasilitator saya di arahkan membuka LMS untuk membaca informasi-informasi dan menonton video-video pemeblajaran yang dapat dijadikan referensi dalam mengerjakan tugas-tugas. Hingga pada akhirnya saya terbiasa menggunakan LMS sebagai aplikasi pembelajaran, baik berupa modul, video dan informasi-informasi yang ada di dalamnya setiap sub paket modul.

 

Di kegiatan pertama yaitu mulai dari diri saya merefleksi diri tentang pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Hingga muncul ide saya untuk menuangkan pengetahuan tentang pemikiran tersebut dalam blog saya hendrocgp.blogspot.com, dan mendapatkan apresiasi dari  teman-teman dan pimpinan saya.

 

Kegiatan yang kedua adalah konsep refleksi diri tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara disusun secara terstruktur dan jelaskan disertai dengan tujuan pembelajaran yang harus saya penuhi di setiap pembelajaran mulai dari fitur pertama pengantar, kedua menyajikan potret pendidikan sejak zaman kolonial belanda dan yang ketiga adalah tanggapan refleksi. Pada setiap fitur saya harus menuliskan komentar atau pertanyaan serta berdiskusi bersama dengan rekan calon guru penggerak lainnya. Kemudian yang keempat tentang azas pemikiran Ki Hadjar Dewantarara, yang kelima dasar-dasar pendidikan yang ke enam kodrat alam dan kodrat zaman, yang ke tujuh budi pekerti. Kemudian yang ke delapan dan Sembilan saya di suguhkan dengan wacana dan video ada metode, yang kesepuluh Bapak Dirjen pendidikan yaitu bapak Iwan Sahril menyampaikan intisari dan interpretasi beliau atas Filosofi Pendidikan Nasional gagasan Ki Hajar Dewantara. Penyampaian dari beliau ini sangat menginspirasi sekali. Yang ke sebelas tanggapan reflektif kritis.

 

            Pada tahap refleksi kritis ini saya diarahkan untuk membuat video atau  audio yang isinya adalah reflksi kritis kami tentang intisari pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan, yang kedua proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan yang ke tiga apa yang akan saya lakukan untuk menciptakan proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran Ki Hadjar dewantara dapat terwujud. Yang ke empat pemikiran Ki Hadjar Dewantara yang sudah saya terapkan. Di sini saya membuat audio yang berdurasi kurang lebih 4 menit sesuai dengan waktu yang disyaratkan dalam LMS. Dalam audio tersebut selain menjelaskan tentang intisari pemikiran Ki Hadjar Dewantarara, saya juga menceritakan pengalaman saya tentang belajar yang sesuai dengan filosofi Ki Hadjar Dewantarara.

 

            Setelah eksplorasi konsep saya di undang untuk mengikuti forum diskusi refleksi kritis tentang pemikiran Ki Hadjar Dewantarara dalam ruang diskusi virtual menggunakan G.meet yang di fasilitasi langsung oleh bapak fasilitator Bapak Mukhlis yang sangat baik dan ramah serta sabar dalam memfasilitasi kami. Diskusi berjalan dengan santai dan aktif, walaupun terdapat sedikit gangguan jaringan, tetapi Alhamdulillah saya dan teman-teman tetap semangat untuk menerima materi yang disampaiakan dan semua berjalan dengan lancar. Kami juga saling sharing pengalaman bersama ibu fasilitator, serta setiap komentar dan pertanyaan-pertanyaan kami selalu direspon positif dan diberikan motifasi serta semangat oleh beliau.

 

            Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Mukhlis Selaku fasilitator, ibu  Radhiah pengajar praktik, ibu pimpinan saya serta rekan-rekan seperjuangan atas kerja samanya selama sepekan ini. Semoga apa yang telah kita pelajari bermanfaat bagi diri kita, lingkungan dan bangsa serta mendapat berkah dari Allah SWT. Sekian jurnal minggu pertama yang cukup singkat dari saya lebih dan kurangnya saya mohon maaf. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

 

SALAM SEHAT DAN SALAM SUKSES BAGI KITA SEMUA.

 

Popular Posts