Model 1: 4F (Fakta, Perasaan, Temuan, Masa Depan)
peristiwa
Pada tanggal 22 november saya memulai kegiatan pembelajaran di LMS dengan kegiatan demontrasi kontektual, dimana saya belajar membuat RPP berdisferensiasi dengan menerapkan konpetensi sosial emosional. Kegiatan pembelajaran ini berlangsung selama dua hari, pada hari berikutnya saya mengikuti kegiatan elaborasi Bersama dengan materi penerapan sosial emosianal dalam pembelajaran serta pengalaman pribadi berkaitan dengan pembelajaran sosial emosional (PSE), selanjutnya kegiatan di LMS berlanjut dengan koneksi antar materi, CGP diharapkan dapat dikaitkan antara materi (PSE/SEL) dengan modul sebelumnya, yaitu berkaitan dengan pemikiran ki hajar dewantara, peran dan nilai guru penggerak, visi dan misi, budaya positif serta pembelajaran yang berdiferensiasi. Dihari jumat bertepatan pada tanggal 26 november 2021 dilanjutkan dengan aksi nyata. CGP selain merancanga RPP berdisferensiasi dengan penerepan KSE juga harus diterapkan langsung dalam pembelajaran.
perasaan
Saya merasa belajar kali ini sangat bermanfaat secara pribadi, karena materi ini menjadi modal utama bagi guru dalam mengontrol diri serta mampu mengelola pembelajaran dengan baik dengan penerapan PSE ini (pembelajaran sosial emosional). Karena PSE ini memuat materi yang berkaitan dengan proses pembelajaran di mana belajar untuk mengelola emosi, peduli dengan sesamanya, mengenali emosi, membuat keputusan yang baik, berperilaku yang baik dan bertanggung jawab, mengembangkan perilaku yang positif, serta menghindari perilaku yang negatif. PSE merupakan suatu proses yang dilakukan seseorang untuk mengembangkan dan mengimplentasikan ranah kognitif, apektif dan psikomtorik dalam beadaptasi dan bersosialisai baik sebagai individu, bagian dari lingkungan dan sebagai makhluk sosial
Pembelajaran
Banyak yang saya dapatkan pada modul ini, walaupun sebenarnya saya sudah pernah mempelajari materi yang berkaiatan dengan kecerdasan emosional (EQ), yang berbeda dengan materi sebelumnya adalah, modul ini lebih detail dan sangat mendetail dalam menganalisis setiap masalah sehingga kita mampu menyelesaikan permasalahan yang kita alami, selain itu dipembelajaran demontrasi kontektual mengasah kemampuan saya untuk menerapkan pembelajaran soaial emosional ini, walaupun sebenarnya setiap guru pernah melakukan kegiatan ini, namun tidak muncul dalam RPP serta tidak terlalu dititik beratkan dalam pembelajaran.
penerapan
saya sendiri telah menerapkan teknik STOP pada PSE ini, dan ternyata tehknik ini sangat cocok dalam mengendalikan emosi kita dalam pembelajaran, selanjutnya berkaiatan dengan materi maindfullness juga saya menerapkan dalam keseharian saya. Dan hal ini akan saya terapkan dalam pembelajaran sehari-hari.